Pernah gak kepikiran atau sekedar membayangkan bagaimana kehidupan di masa depan kelak? Apakah kehidupan di masa depan kelak akan semakin mudah atau justru terbalik menjadi semakin susah dengan segala macam fenomena dan kejadian yang tidak pernah kita prediksi sebelumnya.

Kalau aku sendiri membayangkan kehidupan di masa depan kelak akan serba mudah dengan segala macam kemudahan yang bisa didapatkan dengan bantuan teknologi yang ada.

Sekarang pun kita sudah mulai merasakan kemudahan yang diberikan oleh teknologi. Aku sendiri merasakan bahwa kehadiran teknologi yang ada sekarang ini membuat semua yang ada jadi semakin mudah dan cepat pula.

Sebagai contoh, aku sendiri merupakan orang yang suka dengan dunia fotografi, kira-kira awal kenal dengan dunia fotografi waktu kelas 3 Aliyah di pesantren dulu lalu saat kuliah di jurusan Teknologi Pendidikan UNNES ada mata kuliah fotografi juga. Meskipun saat itu belum punya kamera sendiri dan masih sering bolak-balik minjam kamera ke jurusan untuk latihan fotografi sendiri. Setelah kerja barulah aku bisa membeli kamera sendiri dari mulai dari kamera saku hingga kamera DSLR yang aku gunakan untuk melatih skill fotografiku. Belum lagi di sekolah tempat ku kerja, akulah tukang foto yang selalu menjadi andalan di setiap kegiatan sekolah.

gambar : unsplash

Bayangkan, waktu itu kamera belum sebanyak sekarang modelnya dan fotografer belum menjadi salah satu pekerjaan idaman banyak anak muda. Untuk menghasilkan foto yang bagus setelah difoto lalu kita edit dengan menggunakan Adobe Photoshop, barulah setelah itu dicetak dan dibingkai sedemikian rupa untuk dipajang. Namun kini, semua skill fotografi seperti itu sepertinya tidak diperlukan lagi. Kini sudah ada banyak aplikasi fotografi dan edit foto secara instan yang bisa mempermudah bagi siapapun yang ingin menghasilkan foto dengan tingkat editing level tinggi. Kita sebut saja aplikasi Snapseed, Lightroom, VSCO, Camera Jahat 360 atau yang lainya adalah contoh aplikasi editing dan fotografi instan yang bisa digunakan oleh siapa saja.

Itu baru soal fotografi, aku juga suka design grafis, yang namanya design grafis itu dulu aplikasinya hanya Photoshop dan Corel saja yang dikenal. Untuk mempelajari kedua aplikasi tersebut kita harus belajar siang dan malam dari buku yang dibeli di toko buku. Namun kini suda banyak aplikasi design grafis instan yang bisa digunakan oleh siapa saja tanpa harus tau bagaimana susahnya belajar Photoshop & Corel untuk menghasilkan design yang bagus. Sebut saja aplikasi Canva yang bisa diakses dengan desktop atapun smartphone, aplikasi ini saja sudah menyediakan tamplate serta tools yang mudah dipahami oleh siapa saja yang ingin membuat feed instagram jadi lebih ciamik atapun untuk membuat pamflet tanpa harus belajar CorelDraw lagi.

Sekarang hal apa lagi yang sudah dipermudah oleh teknologi yang sudah ada pada jaman ini. Google translate, oke sekarang sudah ada alat untuk menerjemahkan bahasa asing yang tidak kita mengerti, dan semakin lama aplikasi ini semakin diperbaharui hingga menjadi aplikasi penerjemah bahasa yang tanpa kesalahan. Mungkin bisa dikatakan aplikasi ini bakal mengalahkan para penerjemah yang sekarang mencari nafkah dengan cara menerjemahkan apa saja dari bahasa asing ke bahasa loka kita. Bahkan di google saja sudah ada bahasa daerah, sebut saja bahasa Jawa dan bahasa Sunda yang bisa diakses oleh siapa saja.

Bisa jadi, kelak tidak ada lagi orang yang belajar bahasa asing, karena sudah ada teknologi yang bisa menerjemahkan bahasa yang tidak kita pahami. Jangan-jangan kelak ada aplikasi yang bisa menerjemahkan bahasa hewan ke bahasa manusia, sehingga apa yang diucapkan hewan bisa dipahami oleh manusia dengan mudah. Selain bahasa, teknologi auto pilot sendiri sudah diterapkan lama kepada pesawat terbang, dan sekarang sudah ada beberapa pabrikan mobil yang juga menerapkan teknologi ini. Jadi, kemungkinan kelak kita tidak perlu lagi untuk belajar mengendarai mobil, karena mobil bakalan ada teknologi auto pilot yang mana kita tinggal mensetting kemana tujuan kita dan akan otomatis mobil berjalan sendiri menuju tujuan yang kita inginkan tersebut.

Apa yang aku sebutkan di atas adalah contoh-contoh kecil dari beberapa hal yang sudah mulai tergantikan oleh teknologi. Jadi jangan heran bila kelak sudah tidak ada manusia yang bekerja keras, karena semua bisa dikerjakan oleh teknologi yang ada. Jadi buat apa kita belajar suatu hal kalau niscaya semua itu tidak akan digunakan.

Tapi bukan itu yang ingin aku sampaikan di tulisan ini, apa yang ingin aku sampaikan ditulisan ini adalah, apa sebenarnya ilmu atau keterampilan yang bakal digunakan terus meskipun sudah ada teknologi yang mempermudah kehidupan manusia. Apa saja hal-hal yang bakal tergantikan oleh teknologi sehingga manusia harus tersingkir dari tempat kerjanya. Bisa jadi kelak sudah tidak adalagi guru yang mengajar di kelas, karena semua bisa dilakukan secara online. Bisa jadi ilmu bahasa Inggrisku sia-sia belaka, karena teknologi sekarang sudah bisa menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris atau sebaliknya. Bisa jadi sih, tapi kita kan gak tau apa yang akan terjadi di masa mendatang. Nah, oleh sebab itu, yang aku pikirkan sekarang adalah ilmu atau keterampilan apa kiranya yang cocok untuk anak-anakku kelak kalau mereka sudah terlahir ke dunia ini. Karena merekalah yang nanti akan menghadapi kehidupan di masa yang akan datang. Kehidupan yang serba mudah dengan hadirnya teknologi yang semakin mutahir dan melampui apa yang sudah ada sekarang.
Who Knows?


Dan di bawah ini adalah cuplikan instagram yang menyadarkanku bahwa sudah banyak aplikasi (teknologi) yang mempermudah kehidupan tanpa kita harus tau atau mempelajari ilmu yang sesungguhnya dulu diciptakan untuk membahasa masalah tersebut. Sebagai contoh di bawah ini adalah soal design grafis. Adanya aplikasi Canva mempermudah siapa saja untuk membuat design  sesuatu tanpa harus tau terlebih dahulu bagaimana cara membuat design dengan menggunakan  Photoshop ataupun CorelDraw.


Apakah ada yang sepemikiran dengan aku ??